Halaman

Kamis, 12 Desember 2013

:)


Hai,, wkwkwk

Lama tak jumpa, hehehe.

Banyak hal udah terjadi nih, jelek maupun bagus. Keren maupun sangar. Senang dan sedih. Aku dapet banyak hal baru. Hmm, harusnya kau juga :D

            Tapi dari semua pelajaran baruku, ada 1 yg bener-bener menampar dan menusuk, yaitu : belajar rendah hati.

            Apa sih sombong itu? Sombong itu bukan sekadar membanggakan diri di depan orang lain seperti “Aku itu bisa gini, aku tu sehebat ini, bl bla, bla. . .” bukan, bukan cuma kayak gitu doang. Sesuatu hal tetaplah kesombongan sekalipun itu hanya perasaan “bisa mengatasinya seorang diri.”

            Itu yang terjadi pada saya.

            Hanya sekadar perasaan, tapi tetap aja itu bentuk kesombongan. Aku ngerasa bisa mengatasi beberapa hal tanpa harus berdoa dulu. Bisa mengatasinya tanpa Tuhan. Belum butuh Tuhan.Ini gampang. Sebentar juga beres.

            Sombong itu dosa. (I know it is “you don’t say”, but you must to always remember it.)

            Dua hal terakhir terkadang adalah bentuk iman, tapi seringkali itu terbalut dalam bungkus kesombongan.

            Aku ditegur banget tentang hal ini.  

            Terlebih lagi, ternyata belajar rendah hati itu sulit. Susah. Damn, intimidation is annoying. Bahkan, kebanggan pada kerendah hatian malah jadi boomerang. Jadi bentuk kesombongan lagi. Aduh. Susah.

            Yah, sampai detik ini aku juga masih belajar gimana caranya biar bisa rendah hati. Ini teori yang susah dipraktekkan macam teori relativitas Einstein. Dan lewat proses gini, justru aku ditempa buat jadi makin baik. Keras, memang. Nusuk, sangat. Tapi itu harus. Pedang terbaik ditempa dengan frekuensi tempaan yang berbeda.

            So, apa itu rendah hati? Rendah hati adalah saat dimana kau mengandalkan Tuhan dengan sepenuh hati dan tidak ‘ini lho aku.’ Full heart. Nggak seenaknya diselesaikan sendiri. Kemampuan manusia memiliki batas.

            Tiap orang punya prosesnya masing-masing. Ini prosesku. How about you? Tetap andalkan Tuhan, kawan. Tetaplah berdoa (1 Tesalonika 5:17). Hadapi dengan senyuman yang tulus, bukan senyuman “Nah, hebat kan aku. Aku tahu itu.”

            Kalahkan intimidasi yang menyerangmu. Lawan arusnya Iblis. Dengerin kata-kata Tuhan. Ingat, rendah hati artinya dengerin Tuhan dulu. Tuhan selalu berkata-kata padamu. Belajar peka, kawan. Dia berkata-kata padamu lewat banyak orang di sekelilingmu. Terkhusus lagi, sebenarnya Dia paling suka berbicara langsung denganmu.

            Mari dengarkan. Aku juga kok. Kita dengarkan bersama ;)

Rabu, 20 November 2013

ah, baca saja :p

Aku pengen nulis sesuatu di sini, tapi nggak tau apa.
Hahaha, lha lagi nggak ada ide kok.
Oke, gini aja. Aku mau cerita aja.

            Ini bulan-bulan yg seru. Mulai dari retreat di akhir Juli kemain sampai November sekarang. Bahkan sampai Desember dan Januari nanti. November ini PD banyak diberi “bekal,” pengalaman, pelajaran, dan hal-hal keren lainnya. Banyak yg bilang PD VeGe Smanssa bakal melompat dan jadi berbeda (dalam arti positif). Tapi, ya gimanapun juga itu butuh usaha dan perjuangan. Yakin sih iya, cuma tetap aja ada pikiran “ih, tenane? Piye nanti? Bias beneran ndak ya?” pokoknya masih banyak keraguan yg terasa dan banyak juga yang masih takut pada hal-hal ke depan.

            Tapi, intinya gini : Yesus ada! Dia peduli!

            Kalau saat ini kau merasa ada jarak yang memisahkanmu dengan Tuhan dan  kau merasa Tuhan tidak campur tangan dalam kegiatan-kegiatanmu maka segeralah SADAR!

           Ingat lagi nih :
            Semakin kau dekat pada Tuhan, Tuhan itu memperhatikan hal-hal detail dama hidupmu.

            Semakin detail lagi bro, nanti susunan gigimu akan diperhatikan, harus dibehel atau enggak. Kotoran di telingamu akan dapet perhatian. Semakin detail.

            Jika dulu masalah-masalah kecil sama sekali nggak membebanimu, maka sekarang ketika kau semakin akrab pada Tuhan masalah-masalah kecil itu akan semakin terasa mengganggu dan harus diselesaikan Karen membiarkannya ada hanya akan membuatmu terbeban dan merasa nggak enak.

            See? 
            Tetap pujilah Dia walau Dia seolah-olah tidak ada di sampingmu kerena itulah penyembahan yang terdalam.

            Satu lagi, belajarlah mengasihi.
            Kasih itu baik,
            Lemah lembut,
            Pemaaf,
            Setia,
            Tidak mendendam.
            Sabar,
            Taat,
            Hormat,
            Sangat baik ;)

            Belajarah mengasihi. Aku juga sedang belajar mengasihi. Kau juga. Kita belajar bersama. Belajar kelompok juga boleh. Bersiap menghadapi ulangan kasih. #topiknya bergeser.

            Kasih itu seperti hujan yang memadamkan kebakaran hutan.

            Kasih itu something like kekasih yg menghapus air matamu ketika kau mengangis #waaaaa

            Kasih itu keren. Ingat yg dikatakan Yesus? Hukum yg terutama adalah Mengasihi Tuhan, diikuti oleh huum yg kedua yaitu Mengasihi sesama. Tuh. Kasih coy!
            Apa itu kasih?

            Kasih itu : ketika Bu WY menyuruhmu maju ke depan dan memberimu 2 soal yg susah lalu kau dimarahi di depan kelas lalu kau merasa malu tetapi ternyata terbukti bahwa 2 soal itu nggak ada jawabannya dan menanggapi itu semua kau tetap TERSENYUM dengan tulus.

            Dari mana kita bias belajar mengasihi?

            Alkitab.
            Dari pengalaman-pengalaman hidupmu.

            Hebat ya. Iyalah. Kasih coy!

            So, let’s learn how to love God. Love your friends. Love your parents. Love yourself.
            Start loving God.



Selasa, 12 November 2013

Menjalani Proses

Hoi, Philip lovers (akuilah, wkwkw)

Jadi apa yg kau harapkan? Aku menulis post yg memotivasi? Wkwkwkw. Itu kegemaran saya, tapi sekarang saya sedang butuh bantuan.

Lagi drop men.

Ada banyak permasalahan baru, tantangan baru, dan situasi-situasi baru. PROSES BARU. Aku speechless ki.

Oke,,I try to write something.

Tuhan itu baik. Ia tak akan memberi ular beracun pada yg minta roti. Pertanyaannya, apa yg kita minta dan seberapa yakin kita?

Tuhan berjanji menolong dan menopang kita di setiap masalah kita. Pertanyaannya, seberapa manja kita?

Tuhan berjanji memberi jalan keluar. Pertanyaannya, seberapa sabar kau?

Ia peduli pada proses.

Jleb bgt men. Ini tentang belajar menjadi murid Tuhan yg baik.


Kalau kau terjatuh sampai nggak bisa berdiri lagi apakah itu salah Tuhan? apa itu salahmu? Itu proses. Tuhan pasti menolong. Hanya saja, Dia ingin kau menikmati proses itu. Tuhan peduli pada karakter kita yg terus berkembang.

“Mengapa hal ini terjadi? Kok gini? Salahku apa?” pernah bertanya begitu? J Jawabannya, memang seharusnya begitu! Tidak usah mengharapkan hidup menjadi mudah. Jangan mengharapkan surga di bumi. Allah menyediakan waktu kita di bumi untuk membangun dan menguatkan karakter kita bagi kehidupan kita di surga.

Itu kata-katanya Rick Warren. Keren ya? Bukan keren men. Jleb.

Tiap masalah itu proses, dan hidup semakin indah seiring berjalannya proses itu. Jangan minta hidup menjadi mudah. Mintalah kekuatan untuk menjalani hidup. Mintalah sukacita. Mintalah semangat yg lebih gila lagi untuk menyelesaikan masalah-masalahmu.

Belajar peka pada apa yang Tuhan mau. Ko Reyva pernah ngomong gini, “Tuhan memperhatikan tiap detail kehidupan kita seiring semakin dekatnya kita pada Dia.”

Pak Agus pernah ngomong gini, “Kalau lumpur-lumpur itu masih mengotori tubuhmu, jerawat pasti tidak diperhatikan. Ketika kau sudah mandi baru kau sadar ada jerawat di wajahmu.”

Semakin detail bro. Tuhan itu pribadi paling perhatian yg pernah ada. Keren yo, kandhani og.
So, sekecil apapun masalahmu, Tuhan akan memperhatikannya. Keren yo, kandhani og.


Gue kasih bocoran dari hasil proses loe. LEVEL UP. Kau semakin berkembang lebih dan lebih lagi. Nggak usah takut. Ketakutanmu nggak akan terjadi. 80% ketakutan tidak pernah menjadi kenyataan. Sudah saya buktikan juga kok. 



Selesaikan masalahmu :)

Jangan lupa bilang terima kasih.
GBU.

Oyasumi, minna-san.

Selasa, 29 Oktober 2013

Be a Gladiator

Hoi :D

            Aku mau sharing tentang satu hal penting yg baru saja terpikir begitu deras di kamar mandi sekitar 10 menit yg lalu, hehe.

            Jadi, begini. Aku baru saja terima rapor dan hasilnya yaahh,, kau tahu kan anak Smanssa? Matematikaku aja dapet 37 -_____- rendah buangett bro.

            But, berikut ini adalah tentetan kalimat yg tadi membanjiri pikiranku di bawah shower air panas. Semacam kalimat menghibur diri dicampur dengan optimisme. Great.

            Tuhan itu baik, Ia sanggup menolongmu.
            Apa yg kau lakukan dan katakan bila mendapat nilai 37 untuk maple matematika? Mayoritas orang akan menyalahkan keadaan. Termasuk aku. Tadi papaku menceramahiku dan untuk membela diri aku menyebutkan seperti apa guru-guru yg kuhadapi. Guru-guru yg ngajar gak jelaslah, soalnya salah teruslah, dsb. Kau tahu, itu tindakan bodoh.

            Seorang gladiator hebat akan tetap bertarung sekuat tenaga melawan singa tak peduli setangguh apa singa tsb.
1.      Sang gladiator yg sangat kuat. Ia lebih kuat dari singa yg ia hadapi. Dia menyerang sang singa secara membabi buta. dia bukan tandingan sang singa.

2.      Seorang gladiator yg lemah. Ia bukan tandingan singa yg ia hadapi. Dengan cepat pedang dan tamengnya jatuh. Baju zirahnya terkoyak dan helmnya terlepas. Darah sudah membanjiri tubuhnya tetapi ajaibnya dia tetap bertahan. Dia mencoba berdiri sekuat tenaga. Dia mengambil pedangnya, mengacungkannya pada sang singa, lalu berlari menyerang sang singa! Apa yg terjadi? Pedangnya menusuk mulut sang singa. Ia menang.

Mana yg menjadi kisah terbaik? Cerita no.1 atau 2? Anak SD pun pasti menyoraki gladiator di cerita ke.2

Seringkali kita berharap menjadi seperti gladiator no.1. Kuat, tangguh, dan punya story yg mudah. Tapi, yg sering terjadi adalah kita menjadi gladiator no.2. Kehilangan semua perlengkapan yg dibutuhkan, melawan musuh yg menurut kita terlalu tangguh, bahkan mungkin juga akan berusaha kabur dari situasi itu. Dalam situasi seperti itu, memang sulit membuat diri kita optimis.

Ini bukan tentang sekuat apa dirimu.

Ini bukan tentang seperti apa lawanmu.

Ini tentang imanmu.

Semangatmu.

Motivasimu.

Jika gladiator no.1 tsb menang itu hal yg wajar. Tapi bila dia kalah, itu memalukan.
Jika gladiator no.2 menang, itu hal yg luar biasa. Tapi, bila dia kalah, dia kalah dengan terhormat dan penonton tetap menghargai usahanya karena ia tetap berjuang sampai akhir. Tanpa menyalahkan keadaan.
            
            Tuhan menyesah orang yg dikasihinya. Aku lupa di mana ayatnya tapi itu kalimat yg tepat kan? Ingat juga bahwa Tuhan menyediakan jalan keluar bagi setiap masalah.
            
            Jangan lupakan Tuhan. Mintalah pertolongan darinya. Dia sanggup menolongmu. Believe Him!

Seorang siswa hebat akan tetap ‘bertarung’ tak peduli seperti apa guru yg ia hadapi.

            Itu kalimat yg bikin aku semangat lagi buat turun ke arena pertarungan.



            

Kamis, 17 Oktober 2013

Pelajaran Baru

Yeaahh. .

Gue habis baca blog-blog milik orang-orang keren dan banyak postingan yg membangun, bikin ketawa, bahkan cerdas. 
            Jadi gini, aku mau share hal penting.

            Minder men.

            Kau pernah menemui seseorng yg memiliki bakat yg sama denganmu tapi kemudian kau melihat rupanya dia lebih hebat darimu lalu kau merasa kurang dari dirimu kemudian kau mencari bakat lain yang ada di dalam dirimu tapi kau sadari bahwa hasilnya adalah : NOTHING ?????

            Aku sering. :D

            Haha, aku ini tipe manusia yg afektif (padahal 100% gue cowok tulen) dan terkadang itu membuatku labil dan mudah tersinggung. Perasaan langsung mengambil alih tempat secara otomatis. Hasil : Mudah tertekan. Mudah ragu. Mudah pesimis. Mudah yang lainnya.

            Haha.

            Aku konyol sendiri kalo liat karakterku. Ini karakter manusia lemah, men. Ini karakter manusia plin-plan. Ini karakter yang buruk.

            Damn. Malam ini gue kena. Dan gue, ah, speechless.

            “Kau tahu seperti apa wujudmu di surga? Kau tak akan bisa mensyukurinya jika wujudmu di dunia saja tak kau syukuri. Kau tahu seperti apa manusia tanpa perasaan? Kau sendiri punya perasaan? Sejak kapan menangis adalah tanda kelemahan? Kalo memang menangis adalah tanda kelemahan, untuk apa Tuhan menciptakannya? DIA TAK AKAN MENCIPTAKAN SESUATU YANG SIA-SIA. Tak pernah. Tak akan pernah.”

            Manusia lemah? Kelihatannya itu sudah melorot dari tubuh baruku.

            Aku minder gara-gara aku dikelilingi manusia-manusia yg hebat bikin design blog dan postingannya macam Mario, Galuh, Ko Reyva, Rya, Ninna, Nanda, dan berlusin-lusin lainnya.

            Aku? Buta design. Buta gaya penulisan. Ide pas-pasan.

            Terus, berdasarkan kalimat tadi, aku mikir: Untuk apa aku ngeblog?

            Ini jawabanku mulai hari ini.

            Ngeblog itu, share. Berbagi hal-hal luar biasa secara gratis, cuma-cuma. Respon orang? Nggak masuk hitungan. Dilihat atau enggak? Nggak penting. Yang penting jadi berkat.

            Jika memang orng lain kagum, itu bonus. BUKAN TUJUAN UTAMA. Jika orang lain suka, itu bonus. BUKAN TUJUAN UTAMA.

            Kalimat-kalimat itu bener-bener bikin terharu. Dapet dari mana? Nggak tau juga. Terlintas. Yang jelas Tuhan ikut berkata-kata.

            “Share tentang hal-hal rohani itu bukan untuk dilihat orang, tapi ya memang untuk dishare.”

            “Tugas kita: Ngeshare. Tugas Tuhan: about orang yang melihatnya. Laksanakan tugasmu. Perkara ‘besar’nya itu bagian Tuhan.”

            Seringkali motivasi saya salah dalam hal ini. Tapi, sekarang pikiran saya lebih jelas dan mantap melangkah setelah tahu rahasia kecil di atas. Ah, sederhana ternyata, tapi important J

Minder? Tampaknya itu sudah melorot dari tubuh baru saya.

Thanks GOD, I’ll be better.


            

Senin, 07 Oktober 2013

Who is Jesus for you?

Hoi
Piye kabare? Kangen aku to? Wkwkwkwk.
Aku lihat video yg dishare Ko Re di PD VeGe dan itu bener-bener bagus dan jleb. Pertanyaan  sederhana yg dibahas di video itu. Who is Jesus, really?

            Yap, siapakah Yesus menurutmu? Beneran, jawab menurut pendapatmu.

            Pak Agus, pernah mengajukan pertanyaan ini dan ada yg menjawab “juruselamatku, pak.” Kau tahu, Pak agus cuma menjawab gini ; “Itu kan katanya guru sekolah minggumu, aku tanya menurutmu.”

            Aku sempat mikir pertanyaan ini agak lama. Iya, ya, bagiku Tuhan itu siapa ya? Yesus itu siapa ya? Ternyata sederhana aja jawabannya.
            “Yesus itu, segalanya.”

            Pengen nangis kalo inget kisah-kisahku dulu. Gimana ya kalo Yesus diem aja? Aku nggak bakal duduk ngetik blog di kamar sekarang ini :D

            Menurutku, Yesus itu Tuhan yg baik, sabar, lucu, gokil, seru, ahlinya ngasih surprise, juga bener-bener pemaaf. Yang paling asyik adalah tertawa bareng Tuhan. Hahahaha. Kalo lagi doa bareng anak-anak PD, beberapa kali yang kurasakan adalah ‘bener-bener SENANG.’ Sering aku ketawa terbahak-bahak sendiri, ngerasa damai banget, ngerasa seneng banget sampe rasanya pengen meluk Tuhan, teriak, HUAAAAAA!!!!!! >.<

            Dia itu juga gokil abis. Kadang-kadang ditanya cuma diem sambil senyum-senyum gaje gimana gitu terus beberapa saat kemudian ngasih surprise yg bikin terharu dan, dan, Huaaaaa!!! >.<

            Setiap orang memandang Tuhan sebagai pribadi yg berbeda-beda. Ada yang memandang Tuhan sebagai pribadi yg tegas, ada yg memandang Dia sebagai pribadi yg lemah lembut, dan banyak lagi. It’s okay, not a problem. Memang Dia menunjukkan dirinya sebagai sosok yg paling pas untuk kita. Paling nyaman. Yang penting, ingat ini: Tuhan itu baik. Ini fakta.

            Nah, maka sembahlah Dia dengan gaya yg paling membuatmu nyaman karena dia aja udah menghadirkan diri-Nya sebagai sosok paling nyaman bagimu. Ingat, motivasi menyembah Tuhan yg paling utama: Bersyukur pada-Nya.

            Sembahlah Ia dengan segenap hati, akal budi, kekuatan, dan jiwamu karena itulah yg dikehendaki Tuhan bagi kamu.

            Yesus itu pribadi paling keren dan kece yg pernah ada.

Yesus itu,,,,,, lanjutkan sendiri. ;)

Minggu, 06 Oktober 2013

Ucapan Terima Kasih

WOW!!
Aku merinding waktu lihat video clipnya “How Great is Our God” World Edition 2012. International konser dalam berbagai bahasa dan Sydney Mohede ikuutt *.*
          
  Yah, ini hasil dari transaksiku dgn Ko Reyva tadi malam. Aku ntarktir dia dan Ko Ndut di Food Court dan ngasih lihat videonya si Ninna padanya dan sebagai gantinya aku dapat more than 35 GB gospel video + gospel song :D. Sekarang ada banyak video dan lagu-lagu dari True worshippers, Hillsong (Live, United, Young, etc), One Way, GMB, Sydney Mohede, Disciples, Franky Sihombing, Israel Houghton, Darlene Zscech, dan lain-lainyaaa :D

            Makasih Ko Re :p :p :p aku terharu :’)
Hihihihihi. . . .

            Yah, semua hal-hal keren ini bikin aku terbakar dan tambah pengin ngadain KKR bareng PD VeGe. Rasanya seneng, hehe.


      



Kamis, 03 Oktober 2013

3.10.13


HUAH!!
Aku ki bingung iki dino opo sih jane.

Hahaha. Aku suka bgt 3 Oktober yg satu ini. Yap, 17 meeennn. Aku tua. Aku dewasa. Aku keren. Aku Philip Sastanagara, you must to know more about me J

            So, terima kasih khususnya buat sahabatku (inisialnya: Yesus) yang udah ngasih hari unforgettable ini untuk saya. Ini. Ini, keren. Kadang aku bingung, sebenernya ada berapa milyar rencana gahool di buku kehidupan manusia sih?

            Bajuku penuh cream, sepatuku=cream, baju gantiku kotor oleh cream, laptopku ternoda cream, aku digebyur Hapsa dan ternyata earphoneku kesiram air juga. astaga.

            But, makasih kejutannya di ruang agama :p buat you-know-who. Makasih MP3nya juga, apalagi videonyaa. Hehehehe.

Hari ini istimewa buat saya bukan hanya karena ini 3 Oktober, tapi ini jadi amat istimewa karena ada perubahan besar di di ruang agama.

            Bermula dari doa yg dicetuskan Rossa kemarin, kami melaksanakan doa di ruang agama. Awalnya nggak ‘ngangkat’ sama sekali. Aku sempat ragu ini sukses apa nggak. But, after that, Galuh, Citra, Mario, Ochta, dan Rossa mulai ‘start.’ Aku nggak mengira mereka sudah di level sejauh itu. Nubuat-nubuat dan pemulihan terus bermunculan. AMAZING men!! Banyak anak kelas 10 yang mengalami perjumpaan secara pribadi dgn Tuhan. Mereka yg pertama datang bener-bener enjoy dan mau untuk menyembah dgn lebih bebas. Mereka yg udah pernah ikut lebih naik dan lebih naik lagi dalam doa tadi. Okey, aku nggak membicarakan PENYEMBAHANnya. Aku membicarakan PENYEMBAHnya. Mereka udah naik level ;’) (gue terharu).

            Sharing yg luar biasa terjadi. Masalah yg sangat serius diungkapkan dan semangat serta nasehat datang terus-menerus. Temen-temen pendoa bener-bener jadi berkat yg luar biasa hari ini. I’m so thankful for that.

            Okey, aku mau bilang gini.

            KAU! Ya, kau! Kau yang terdorong ke belakang oleh kuasa gelap. Nggak cuma tertahan, kau yang TERDORONG MUNDUR oleh kuasa gelap baca ini. Baca sampai telingamu denger!

            “KAU BISA LEPAS! KAU BISA BEBAS DARI CENGKERAMAN DOSA! TUHAN YANG MEMBEBASKAN!”

            Kau itu seperti ketapel. Semakin ditarik ke belakang, lontaranmu ke depan akan semakin cepat dan kuat. Sekian lama kau terdorong mundur, begitu kau lepas dari ‘cengkeramannya’ maka niscaya kau akan MENYALIP mereka yg berlari di depan. Kau akan jadi sangat cepat. Kasih karunia Bapa yang bisa melepaskanmu itu udah terlanjur diberikan padamu! Gak iso dijupuk meneh.

            Menyenangkan bisa nge-share ini.

            PD Vege udah punya banyak stok orang-orang luar biasa lagi dan calon-calon orang luar biasa lagi. Tugas saat ini adalah ACTION di lapangan. So, ayo lari lagi bersama Tuhan :D
            GBU

            Hehehehe.

            Mario, Ochta, Citra, Adit, Galuh, Rossa, Ratih, Stefan, Kris, Rya, Yosua Febrian, Gessa, Kak Odi, Hapsa, mbak Nina, Sinung, mbak Elsa, mbak Gilda, Apet, Vanya, Ninna, Dina, Regita, Dion, mbak Iyem, Andre, Awaan, Kak Cet, mbak Vania, Yosua Ivan, Dimas, mbak Nanda, dan teman teman lain.

            Tidak lupa kakak-kakak pembimbing :p

            Mas Reyva, Mas Sigit, Ko Ndut, Mas Vano, Yoseph, Mbak Lois, Mbak Vina, dan yg lainnya :D

Daaaaannn,,,, papi tercintaaa,,, Sunoko Agus :DDDD
hihihihi. . . . makasih lho pi, pokoknya makasih :p

Selasa, 01 Oktober 2013

Mengatasi Ironi

Saya sedang bahagia :D
Haha, itu namanya majas ironi.

But, hey! Tahukah anda bahwa kesedihan itu bagian dari kebahagiaan dalam hidup?

Suatu hari ada seorang anak lelaki berinisial Philip sedang menikmati udara musim panas yg indah di Smanssa. Ia terkejut ketika menyadari satu hal: dia suwung!!
Maka berjalanlah ia melintasi lapangan. Dia masuk ke kelasnya dan kemudian terkejut mendapati satu hal: kelasnya suwung!!
Maka berjalanlah ia menuju bangkunya lalu duduk menghadap laptopnya. Ia berniat menulis blog tepat sebelum ia mennyadari ada satu hal ganjil: laptopnya tidak terkoneksi internet.
Maka berjalanlah ia menuju pintu kelas karena kesuwungan ini mulai menyiksanya. Lalu, ia melihat banyak hal terjadi saat itu.
Temannya Bless sedang berjuang menggerakkan kursi rodanya menuju kantin kejujuran tepat saat sepasang cewek-cowok berjalan beriringan di dekat kandang kelinci. Kini ia cuma tertegun.

Yaah,, itu cuma contoh fiksi. Namun coba lihat pesannya. Hidup ini kaya akan ironi di setiap detiknya.

Setiap 11 detik seorang bayi terlahir di dunia. Setiap 9 detik ada satu orang yang meninggal. Jangan lihat surveynya tapi lihat ironinya! Kebahagiaan selalu datang tepat saat kesedihan datang di tempat lain. Roda yin dan yang terus berputar.

Tapi, pahami ini: Hidupmu akan amat sangat sia-sia jika kau hanya terfokus mengamati  setiap ironi di sekitarmu. Kita hidup dengan jutaan ironi berputar-putar di sekeliling kita tetapi akan sangat percuma jika kita hanya melihatnya, menggosipkannya, atau bahkan mencelanya. Sekali lagi kukatakan, kesedihan adalah bagian dari kebahagiaan hidup. Kalo nggak ada kesedihan ya namanya surga, bukan dunia.

Tolonglah mereka yang perlu ditolong. Bagikan inspirasi bagi semua orang. Jadikan hidupmu berharga. Jadikan orang lain berharga bagimu. Tetap menjadi berkat bagi orang lain dengan sepenuh hati walaupun kau sedang lelah atau sendirian karena itulah yang membuat Tuhan tersenyum.

Mungkin kau adalah bagian dari ironi itu, tetapi setidaknya kau tidak berada di sisi yang hitam.

Seorang teman sekaligus senior saya di Smanssa pernah berkata begini: Do what you can do!

Sesederhana apapun pertolonganmu bagi orang lain, kau telah menghilangkan sedikit kesedihan pada dirinya. Dan yang jelas, Tuhan tersenyum.

Jumat, 27 September 2013

Ujian


Apa yang terlintas di pikiran anda mendengar kata tersebut? Hahaha. Harus belajar semalaman, gimana caranya nyontek, gimana caranya tanya teman, dan hal-hal bodoh lainnya mungkin. Wajar :p manusiawi :p wkwkwkw.
Akhir-akhir ini aku lagi gandrung baca buku The Purpose Driven Life karangan Rick Warren. Teman-teman bilang sih itu buku bagus jadi ya aku coba baca. Ternyata. Sungguh. Itu buku keren!!!!!! AMAZING BOOK!!
Hari ini aku sampai di Bab 5. Judulnya “Memandang dari sudut pandang Allah.” Nah, ada satu hal yg benar-benar menarik perhatianku yaitu tentang UJIAN. Bro, gue anak SMA. Wajar kalo langsung gue pelototin itu kata.
UJIAN
Hidup ini adalah UJIAN.
            Tak terhitung banyaknya orang yang mengatakan bahwa hidup itu adalah roda, hidup itu adalah roller coaster, teka-teki, bahkan banyak juga yang bilang kalau hidup itu adalah permainan kartu dimana kau harus memainkan kartu yang telah dibagikan padamu. Nggak salah sih, but try to think about it: Hidup itu UJIAN.
            Semua berkat dan cobaan dalam hidupmu datang karena 1 alasan penting: Tuhan ingin melihat responmu pada apapun yang Ia berikan padamu.
            Ini semua UJIAN. Berkat itu juga UJIAN. Tuhan ingin melihat bagaimana kau menjawab tiap soal-soal dari-Nya. Kita punya kehendak bebas jadi kita bisa memilih mau menjawab pilihan jawaban a, b, c, d, atau e dari tiap soal yang kita dapat. Kau tak akan tahu itu jawaban yang 100% benar atau tidak. Kau hanya bisa menduganya! Siapa yang tahu jawaban pastinya? Yang bikin soal!!
            Itulah gunanya kita mengumpulkan hasil kerja kita pada sang pembuat soal untuk dikoreksi. Ia akan memberi nilai pada kita. Ia yang tahu kebenaran jawaban yg pasti dari tiap-tiap soal yang Ia buat. Nah, berapa skor yang kau dapat?

            Dalam menjawab soal, kita harus tahu karakter dari Sang pembuat soal. Itu strateginya. Kita bisa memprioritaskan apa yg harus kita pelajari jika kita tahu karakter Sang pembuat soal dalam membuat soal-soalnya. Nah, Sang pembuat soal sedikit membocorkannya pada kita karena kabar baiknya Dia menginginkan tiap orang yg mengerjakan soal-Nya lulus UJIAN! Bocorannya ada di Alkitab kok.

1.      Soal-soal-Nya tidak akan melebihi kasih karunia dari-Nya. So, kau bisa mengatasinya. 1 Korintus 10:13 “Sebab Allah setia dan karena itu Ia tidak akan membiarkankamu dicobai meampaui kekuatanmu. Pada waktu kamu dicobai Ia akan memberikan kepadamu JALAN KE LUAR, sehingga kamu dapat MENANGGUNGNYA.
2.      Dia menguji Iman, pengharapan, dan kasihmu.
3.      Semuanya memiliki makna kekal. Apapun yang jawabanmu itu sangat berpengaruh pada ‘kekekalanmu.’
4.      Nikmatilah proses UJIAN itu. Yakobus 1:12 “Berbahagialah orang yang bertahan dalam pencobaan, sebab apabila ia sudah tahan uji, ia akan menerima MAHKOTA KEHIDUPAN yg dijanjikan Allah kepada barangsiapa yang mengasihi dia.”

Kau Akan diuji lewat perubahan-perubahan besar, janji-janji yang tertunda, masalah-masalah yang sulit, doa-doa yang tak terjawab, kritikan-kritikan yang tidak layak diterima, dan bahkan TRAGEDI yang ‘tidak masuk akal.’
Tapi jangan khawatir, always remember this : God help you. Dia tak akan langsung memberitahukanmu jawabannya tapi Ia akan mengajarimu bagaimana memilih jawaban yang benar.

GOD BLESS.

 #artikel ini amat terinspirasi dari buku The Purpose Driven Life, banyak kata-kata yg gue copas ke sini :D


Kamis, 26 September 2013

It is Done

Check this :D
 
 
Indonesia diselamatkan. The Holy spirit's fire is burn this country :D
what about your country??

Pray


Wah, ini keren.

Aku bertemu puluhan hal besar dalam waktu sebulan.

            Well, September become one of 4 greatest months this year. Yeah, God is awesome.

            Kau tahu, ada 3 hal dalam hidup ini yg hanya bisa diambil 2 hal :

1.      Prestasi Akademik yg tinggi

2.      Koneksi sosial yg tinggi

3.      Cukup tidur

Great. Now, which is your choice? Hahahahaha.

Jadi begini. Aku memutuskan untuk memilih no.1 dan no.2. yang terjadi adalah: gue kurang tidur.

Sejak awal kelas XI kemarin aku tambah rajin belajar, nggarap tugas, dan dolan. Itu semua kadang bikin aku tidur nggak lebih dari 5 jam sehari. Statistiknya lumayan bgs :

            8 jam belajar di sekolah + rumah

            9 jam untuk main, OL Twitter & Facebook

            7 jam untuk tidur

            Haha, itu hanya statistik kasar. Kalau ada hal-hal tambahan ya bikin statistik tidur dan mainku berkurang. Tapi, yang mau aku tekankan di sini adalah: Keep pray!

            1 Tesalonika 5:17 “Tetaplah berdoa.”

            Jangan diartikan hanya secara harafiah. Terjemahkan dengan saksama. Paulus menulis 1 tesalonika 5 dengan suatu karunia Bapa yg luar biasa. Ada banyak naehat-nasehat yg pasti bikin kamu ter-charge rohani bila membacanya. Try it ;)

            Sempatkan dirimu untuk berdoa. Aku juga lagi try it. Menyempatkan diri secara pribadi dalam penyembahan pada Tuhan. Menyempatkan diri untuk baca buku bestseller sepanjang masa, name is BIBLE.

            Sekarang udah sering ada doa di ruang agama. Hampir tiap hari aku ke sana (ke ruang agamanya doang). Doa di sana adalah pilihan yg tepat. PD Vege udah jadi keluargaku, so doa di ruang agama bersama mereka adalah salah satu moment paling menyenangkan dalam 24 jam hari gue.

            Try it! Pray with your ‘family.’ With your friends, your couple, your teacher, or your brother/sister. Kalo udah terbiasa, doa 2 jam sehari itu nggak kerasa :D beneran.. . . .

            Nah, ayo ngobrol sama Tuhan. Dia tahu keadaanmu, tetapi Ia lebih senang jika kau menceritakannya pada Dia.

            Ja mata nee. Hehehe.

Kamis, 19 September 2013

Kid's Prayer

 

Hi!
I got this video log time ago--maybe 4 years ago--and I want to share this awesome video for you guys. Hope you can enjoy it. Keep pray and worship GOD! :D

Senin, 16 September 2013

Pengyou

Barusan dapet lyric ini dari kakakku, penggalan lagu yg bgs 

Friends walk together all lifetime
these days won't come back
one sentence, one lifetime
one love, one cup of wine
Friends are never lonely
One word “ friend", you will understand
still have wounds, still have pain
stll need to walk, you still have me