Hai,, wkwkwk
Lama tak
jumpa, hehehe.
Banyak hal
udah terjadi nih, jelek maupun bagus. Keren maupun sangar. Senang dan sedih. Aku
dapet banyak hal baru. Hmm, harusnya kau juga :D
Tapi dari semua pelajaran baruku,
ada 1 yg bener-bener menampar dan menusuk, yaitu : belajar rendah hati.
Apa sih sombong itu? Sombong itu
bukan sekadar membanggakan diri di
depan orang lain seperti “Aku itu bisa gini, aku tu sehebat ini, bl bla, bla. .
.” bukan, bukan cuma kayak gitu doang. Sesuatu hal tetaplah kesombongan sekalipun
itu hanya perasaan “bisa mengatasinya seorang diri.”
Itu yang terjadi pada saya.
Hanya sekadar perasaan, tapi tetap
aja itu bentuk kesombongan. Aku ngerasa bisa mengatasi beberapa hal tanpa harus
berdoa dulu. Bisa mengatasinya tanpa Tuhan. Belum
butuh Tuhan.Ini gampang. Sebentar juga beres.
Sombong itu dosa. (I know it is “you
don’t say”, but you must to always remember it.)
Dua hal terakhir terkadang adalah
bentuk iman, tapi seringkali itu
terbalut dalam bungkus kesombongan.
Aku ditegur banget tentang hal ini.
Terlebih lagi, ternyata belajar
rendah hati itu sulit. Susah. Damn, intimidation is annoying. Bahkan, kebanggan
pada kerendah hatian malah jadi boomerang. Jadi bentuk kesombongan lagi. Aduh.
Susah.
Yah, sampai detik ini aku juga masih
belajar gimana caranya biar bisa rendah hati. Ini teori yang susah dipraktekkan
macam teori relativitas Einstein. Dan lewat proses gini, justru aku ditempa
buat jadi makin baik. Keras, memang. Nusuk, sangat. Tapi itu harus. Pedang
terbaik ditempa dengan frekuensi tempaan yang berbeda.
So, apa itu rendah hati? Rendah hati
adalah saat dimana kau mengandalkan Tuhan dengan sepenuh hati dan tidak ‘ini
lho aku.’ Full heart. Nggak seenaknya diselesaikan sendiri. Kemampuan manusia
memiliki batas.
Tiap orang punya prosesnya
masing-masing. Ini prosesku. How about you? Tetap andalkan Tuhan, kawan.
Tetaplah berdoa (1 Tesalonika 5:17). Hadapi dengan senyuman yang tulus, bukan
senyuman “Nah, hebat kan aku. Aku tahu itu.”
Kalahkan intimidasi yang
menyerangmu. Lawan arusnya Iblis. Dengerin kata-kata Tuhan. Ingat, rendah hati
artinya dengerin Tuhan dulu. Tuhan
selalu berkata-kata padamu. Belajar peka, kawan. Dia berkata-kata padamu lewat
banyak orang di sekelilingmu. Terkhusus lagi, sebenarnya Dia paling suka
berbicara langsung denganmu.
Mari dengarkan. Aku juga kok. Kita
dengarkan bersama ;)