Ada yang bilang bahwasanya aku adalah pribadi yang wagu. Haha, anda benar. Ada yang bilang bahwasanya aku adalah pribadi yang luar biasa. Haha, Anda harus memikirkannya lagi. Ada yang bilang bahwasanya aku adalah pribadi yang lucu. Haha, bahkan aku sering terpaksa tertawa pada diriku sendiri. So, gagasan pokoknya adalah aku ini pribadi yang masih belum jelas.
Anda dapat menemukan kejelasannya lewat blog ini, dan aku 100% yakin bahwa kesimpulannya adalah aku tetap pribadi yang tidak jelas.
Haha, hentikan keformalan ini. Ehm, aku suka diriku sendiri. Maksudku aku suka ketidak jelasan diriku, kewaguan diriku, dan semua hal, baik itu + atau - dalam diriku. Awalnya waktu aku pertama kali menyadari semua ini, aku terpaksa menyukai diriku. Soalnya, ihh sumpah, aku selalu pengen jadi orang lain. Aku nggak suka jadi Philip. Sapa tuh Philip? Nggak kenal!! Aku iri melihat orang-orang yang lalu lalang di depanku. Aku iri ketika melihat apa yang bisa kulakukan juga bisa dilakukan orang lain bahkan dengan lebih baik. Luar biasa. Tak ada setetes pun keinginanku untuk menjadi Philip. Huh, Gue gak peduli sama tuh nama.
Nah, tapi itu dulu. Sekarang? Hmm,, 180 derajat. Seorang sahabatku pernah ngomong ke aku "Pasti enak ya jadi kamu. Bisa melakukan ini, itu, bisa ini, itu," waw, aku bener-bener kaget. Aku nggak nyangka aja ada yang ingin jadi aku. Dan sejak saat itu, aku selalu ingin jadi Philip lagi. Aku berhenti ngarep yang enggak-enggak untuk jadi kayak orang lain. Aku akan jadi 100% aku. Entah itu orang yang buruk atau baik, yang penting itu aku.
Nah sekarang loe mau ikut gue nggak? Yakin deh, enak. :-P
So, sek yaaa. . . :)
Kamis, 10 Mei 2012
Selasa, 01 Mei 2012
Pilihan???
Ada
banyak hal yang harus kau pelajari ketika kau terlahir di dunia. Ada banyak
tanggung jawab yang akan kau dapat. Ada banyak tawa dan tangis yang menyambutmu
di lahan perjuangan seumur hidup ini. Ada sebuah roman yang akan terbentuk
dengan sendirinya ketika matamu mulai memandang dunia. See? banyak hal yg
terbentuk seiring terbentuknya ceritamu.
Pernah
aku mikir, kenapa kita nggak dikasih pilihan untuk dilahirin dimana. Kita juga
nggak dikasih pilihan orang tua mana yang harus mengasuh kita. Kita bahkan
nggak dikasih pilihan buat dapet tangan yg utuh atau enggak, dapet kaki yang
utuh atau enggak, dan dapet akal yang normal atau tidak. Bagian selanjutnya
adalah "kok bisa gitu sih?" atau "kok nggak adil banget?"
Tak jarang kita pun sering protes ke Tuhan. Aku pun pernah.
Semua
pilihan ada pada kita saat kita hidup, bukan sebelum atau sesudahnya. Dan tau
nggak sih? Kita diberi kebebasan yang SEBEBAS-BEBASNYA ketika kita hidup.
Kita
diberi pilihan untuk tetap hidup atau tidak, terus berjalan atau berhenti,
menolong kawan atau meninggalkannya, pergi dari rumah atau tetap di sana,
menjadi lebih baik atau lebih buruk, bahkan kita diberi kebebasan untuk
mempercayai Tuhan atau tidak.
Guys,
gimana kalo kamu lagi dihadapkan pada sebuah pilihan yang sesulit itu? Mau
nyerah? Suicide? Run away? Haha, not bad, but it's a wise choice? Bijaksanakah
semua hal yang kau pilih? Kau berpikir 2 kali? Atau mungkin kau bahkan tak
memutuskan untuk memilih apapun. Tau nggak, tidak memilih itu juga sebuah
pilihan. Kau otomatis memilih, hanya saja mana yang akan kau putuskan?
Andalkanlah
Tuhan, bukan luapan emosimu. Everything's gonna be okey ;)
My Short Story
Ehm, gini, ada beberapa hal yang harus kau tahu
ketika membaca ini. Pertama, jangan terlalu berharap kau akan mendapat
cerita yang menarik. Kedua, Hati-hati pada gejala alamiah yang timbul
ketika membacanya, seperti pusing, mual, mata berkunang-kunang, pendarahan
seketika, bahkan gangguan kehamilan. Ketiga, jangan ngasih pertanyaan,
sumpah aku gak bakal bisa njawabnya. Agree? Great. (gaje)
Aku cuma mau cerita sedikit tentang diriku. Ehm,
kata orang aku maniak sastra, tapi menurutku aku hanyalah orang yang berusaha
mencintai sastra. Kata orang aku bisa main gitar, tapi menurutku aku hanyalah
remaja yang mencoba untuk bisa bermain gitar. Kata orang sih aku pinter (amin),
tapi nyatanya, aku hanyalah seseorang yang mencoba dan berusaha untuk terus
belajar. So, Aku hanyalah seorang pencoba yang selalu berusaha. Berhasil atau
tidaknya, aku nggak tau. Aku cuma terus mencoba. Terus mencoba. Mencoba lagi,
dan akhirnya aku tetap mencoba lagi. Aku melihat ratusan keberhasilan dari
usahaku, tapi aku juga melihat ribuan kegagalan dari usahaku. Aku mendapat
puluhan ribu senyum dan tepuk tangan, namun tetap ada ratusan ribu hinaan dan
ejekan yang kuterima. So what? Aku hanya melakukan yang harus dan aku ingin
lakukan. Tak jarang aku berlomba dengan waktu, tapi seringkali aku kalah dalam
perlombaan itu. Masalah garis finis, Itu bagian Tuhan.
Paham? Aku suka mencoba bukan karena ingin mendapat
hasil bagus, namun aku mencoba adalah untuk memberi yang terbaik yang bisa
kulakukan, tidak peduli itu sebuah kegagalan atau keberhasilan. Lagipula, Tuhan
punya beberapa aturan yang tak kita ketahui. Hal yang menurut kita sukses
dan positif bisa saja menurut-Nya adalah kegagalan total. Sebaliknya, Hal yang
menurut kita adalah kegagalan total bisa menjadi keberhasilan sempurna di
mata-Nya. Nah, jadi itulah letak pentingnya doa. Apapun yang coba kita
lakukan, kita harus doa dulu, berharap apa yang kita lakukan adalah
keberhasilan di mata-Nya, bukan di mata kita.
Tiap orang memiliki jutaan kisahnya masing-masing.
Tapi bila ada 1 kisah saja yang mampu membuat hidup orang lain berubah menjadi
lebih baik, seketika itu juga semua kisahmu akan berguna. So, what's your
story? :)
Minggu, 29 April 2012
I don't Know What is This
Judul yg tepat. Aku nggak tau harus nulis apa. Yang pasti, suatu saat nanti aku yakin tulisan ini akan menjadi tranding topic. Because what? Nantinya media massa akan memburu my first tulisan ini. Because what? Nantinya pasti akan sangat menggemparkan, entah sebagai "yang terenggak jelas" atau "yang ternggak nyambung" atau mungkin "salah satu yang harus dilenyapkan."
Tapi satu hal yang aku yakini, tulisan ini akan menandai awal mulanya blogger terbaik se-RT 03, dan menyusul kemudian di tingkat Cebongan. Tapi please, demi harkat dan martabat anjingku, jangan sampe ke tahap Salatiga. Ada lawan" yang cukup tangguh di sana, seperti Ridwan si tinggi, Mario si pencetak gol, dan blogger lain yang juga luar biasa, example : Philip 96 dan Nanda the amazing. . . sumpah, aku kalah deh kalo dibanding'in mereka.
Aku gak nulis banyak" malam ini. Aku cuma ingin menekankan bahwasanya jika kalian ingin mengenalku lebih dalam, jangan bertemu aku, cukup sms aja ke nomor pacarku. O, iya, semoga tulisan awalku ini menginspirasi kalian ya. hehe, kan inspirasi bisa datang dari mana aja, mulai dari Blog gw, muka gw, jempol gw, hingga WC rumah gw. hehe,, piss bro. Dan juga, aku berpesan jg, ketika kamu membaca semua ini, jangan mikir bahwa berarti aku thu orangnya aneh, gila, atau apalah soalnya aku 11 kali lebih parah dari pikiran" itu hingga tak ada satupun kata dari Kamus Besar Bahasa Indonesia maupun Kamus Besar Punya Guwe Sendiri yang mampu mendefinisikannya. sebenernya bukan gaka ada sih, tapi "gak ada yang mau" mendefinisikannya.
oke, sekian dulu ya, salam sejahtera bagi kalian semua, Tuhan memberkati.
NB : aku mau maen PES dulu, jangan ganggu.
Tapi satu hal yang aku yakini, tulisan ini akan menandai awal mulanya blogger terbaik se-RT 03, dan menyusul kemudian di tingkat Cebongan. Tapi please, demi harkat dan martabat anjingku, jangan sampe ke tahap Salatiga. Ada lawan" yang cukup tangguh di sana, seperti Ridwan si tinggi, Mario si pencetak gol, dan blogger lain yang juga luar biasa, example : Philip 96 dan Nanda the amazing. . . sumpah, aku kalah deh kalo dibanding'in mereka.
Aku gak nulis banyak" malam ini. Aku cuma ingin menekankan bahwasanya jika kalian ingin mengenalku lebih dalam, jangan bertemu aku, cukup sms aja ke nomor pacarku. O, iya, semoga tulisan awalku ini menginspirasi kalian ya. hehe, kan inspirasi bisa datang dari mana aja, mulai dari Blog gw, muka gw, jempol gw, hingga WC rumah gw. hehe,, piss bro. Dan juga, aku berpesan jg, ketika kamu membaca semua ini, jangan mikir bahwa berarti aku thu orangnya aneh, gila, atau apalah soalnya aku 11 kali lebih parah dari pikiran" itu hingga tak ada satupun kata dari Kamus Besar Bahasa Indonesia maupun Kamus Besar Punya Guwe Sendiri yang mampu mendefinisikannya. sebenernya bukan gaka ada sih, tapi "gak ada yang mau" mendefinisikannya.
oke, sekian dulu ya, salam sejahtera bagi kalian semua, Tuhan memberkati.
NB : aku mau maen PES dulu, jangan ganggu.
Langganan:
Komentar (Atom)