Halaman

Selasa, 29 Oktober 2013

Be a Gladiator

Hoi :D

            Aku mau sharing tentang satu hal penting yg baru saja terpikir begitu deras di kamar mandi sekitar 10 menit yg lalu, hehe.

            Jadi, begini. Aku baru saja terima rapor dan hasilnya yaahh,, kau tahu kan anak Smanssa? Matematikaku aja dapet 37 -_____- rendah buangett bro.

            But, berikut ini adalah tentetan kalimat yg tadi membanjiri pikiranku di bawah shower air panas. Semacam kalimat menghibur diri dicampur dengan optimisme. Great.

            Tuhan itu baik, Ia sanggup menolongmu.
            Apa yg kau lakukan dan katakan bila mendapat nilai 37 untuk maple matematika? Mayoritas orang akan menyalahkan keadaan. Termasuk aku. Tadi papaku menceramahiku dan untuk membela diri aku menyebutkan seperti apa guru-guru yg kuhadapi. Guru-guru yg ngajar gak jelaslah, soalnya salah teruslah, dsb. Kau tahu, itu tindakan bodoh.

            Seorang gladiator hebat akan tetap bertarung sekuat tenaga melawan singa tak peduli setangguh apa singa tsb.
1.      Sang gladiator yg sangat kuat. Ia lebih kuat dari singa yg ia hadapi. Dia menyerang sang singa secara membabi buta. dia bukan tandingan sang singa.

2.      Seorang gladiator yg lemah. Ia bukan tandingan singa yg ia hadapi. Dengan cepat pedang dan tamengnya jatuh. Baju zirahnya terkoyak dan helmnya terlepas. Darah sudah membanjiri tubuhnya tetapi ajaibnya dia tetap bertahan. Dia mencoba berdiri sekuat tenaga. Dia mengambil pedangnya, mengacungkannya pada sang singa, lalu berlari menyerang sang singa! Apa yg terjadi? Pedangnya menusuk mulut sang singa. Ia menang.

Mana yg menjadi kisah terbaik? Cerita no.1 atau 2? Anak SD pun pasti menyoraki gladiator di cerita ke.2

Seringkali kita berharap menjadi seperti gladiator no.1. Kuat, tangguh, dan punya story yg mudah. Tapi, yg sering terjadi adalah kita menjadi gladiator no.2. Kehilangan semua perlengkapan yg dibutuhkan, melawan musuh yg menurut kita terlalu tangguh, bahkan mungkin juga akan berusaha kabur dari situasi itu. Dalam situasi seperti itu, memang sulit membuat diri kita optimis.

Ini bukan tentang sekuat apa dirimu.

Ini bukan tentang seperti apa lawanmu.

Ini tentang imanmu.

Semangatmu.

Motivasimu.

Jika gladiator no.1 tsb menang itu hal yg wajar. Tapi bila dia kalah, itu memalukan.
Jika gladiator no.2 menang, itu hal yg luar biasa. Tapi, bila dia kalah, dia kalah dengan terhormat dan penonton tetap menghargai usahanya karena ia tetap berjuang sampai akhir. Tanpa menyalahkan keadaan.
            
            Tuhan menyesah orang yg dikasihinya. Aku lupa di mana ayatnya tapi itu kalimat yg tepat kan? Ingat juga bahwa Tuhan menyediakan jalan keluar bagi setiap masalah.
            
            Jangan lupakan Tuhan. Mintalah pertolongan darinya. Dia sanggup menolongmu. Believe Him!

Seorang siswa hebat akan tetap ‘bertarung’ tak peduli seperti apa guru yg ia hadapi.

            Itu kalimat yg bikin aku semangat lagi buat turun ke arena pertarungan.



            

Kamis, 17 Oktober 2013

Pelajaran Baru

Yeaahh. .

Gue habis baca blog-blog milik orang-orang keren dan banyak postingan yg membangun, bikin ketawa, bahkan cerdas. 
            Jadi gini, aku mau share hal penting.

            Minder men.

            Kau pernah menemui seseorng yg memiliki bakat yg sama denganmu tapi kemudian kau melihat rupanya dia lebih hebat darimu lalu kau merasa kurang dari dirimu kemudian kau mencari bakat lain yang ada di dalam dirimu tapi kau sadari bahwa hasilnya adalah : NOTHING ?????

            Aku sering. :D

            Haha, aku ini tipe manusia yg afektif (padahal 100% gue cowok tulen) dan terkadang itu membuatku labil dan mudah tersinggung. Perasaan langsung mengambil alih tempat secara otomatis. Hasil : Mudah tertekan. Mudah ragu. Mudah pesimis. Mudah yang lainnya.

            Haha.

            Aku konyol sendiri kalo liat karakterku. Ini karakter manusia lemah, men. Ini karakter manusia plin-plan. Ini karakter yang buruk.

            Damn. Malam ini gue kena. Dan gue, ah, speechless.

            “Kau tahu seperti apa wujudmu di surga? Kau tak akan bisa mensyukurinya jika wujudmu di dunia saja tak kau syukuri. Kau tahu seperti apa manusia tanpa perasaan? Kau sendiri punya perasaan? Sejak kapan menangis adalah tanda kelemahan? Kalo memang menangis adalah tanda kelemahan, untuk apa Tuhan menciptakannya? DIA TAK AKAN MENCIPTAKAN SESUATU YANG SIA-SIA. Tak pernah. Tak akan pernah.”

            Manusia lemah? Kelihatannya itu sudah melorot dari tubuh baruku.

            Aku minder gara-gara aku dikelilingi manusia-manusia yg hebat bikin design blog dan postingannya macam Mario, Galuh, Ko Reyva, Rya, Ninna, Nanda, dan berlusin-lusin lainnya.

            Aku? Buta design. Buta gaya penulisan. Ide pas-pasan.

            Terus, berdasarkan kalimat tadi, aku mikir: Untuk apa aku ngeblog?

            Ini jawabanku mulai hari ini.

            Ngeblog itu, share. Berbagi hal-hal luar biasa secara gratis, cuma-cuma. Respon orang? Nggak masuk hitungan. Dilihat atau enggak? Nggak penting. Yang penting jadi berkat.

            Jika memang orng lain kagum, itu bonus. BUKAN TUJUAN UTAMA. Jika orang lain suka, itu bonus. BUKAN TUJUAN UTAMA.

            Kalimat-kalimat itu bener-bener bikin terharu. Dapet dari mana? Nggak tau juga. Terlintas. Yang jelas Tuhan ikut berkata-kata.

            “Share tentang hal-hal rohani itu bukan untuk dilihat orang, tapi ya memang untuk dishare.”

            “Tugas kita: Ngeshare. Tugas Tuhan: about orang yang melihatnya. Laksanakan tugasmu. Perkara ‘besar’nya itu bagian Tuhan.”

            Seringkali motivasi saya salah dalam hal ini. Tapi, sekarang pikiran saya lebih jelas dan mantap melangkah setelah tahu rahasia kecil di atas. Ah, sederhana ternyata, tapi important J

Minder? Tampaknya itu sudah melorot dari tubuh baru saya.

Thanks GOD, I’ll be better.


            

Senin, 07 Oktober 2013

Who is Jesus for you?

Hoi
Piye kabare? Kangen aku to? Wkwkwkwk.
Aku lihat video yg dishare Ko Re di PD VeGe dan itu bener-bener bagus dan jleb. Pertanyaan  sederhana yg dibahas di video itu. Who is Jesus, really?

            Yap, siapakah Yesus menurutmu? Beneran, jawab menurut pendapatmu.

            Pak Agus, pernah mengajukan pertanyaan ini dan ada yg menjawab “juruselamatku, pak.” Kau tahu, Pak agus cuma menjawab gini ; “Itu kan katanya guru sekolah minggumu, aku tanya menurutmu.”

            Aku sempat mikir pertanyaan ini agak lama. Iya, ya, bagiku Tuhan itu siapa ya? Yesus itu siapa ya? Ternyata sederhana aja jawabannya.
            “Yesus itu, segalanya.”

            Pengen nangis kalo inget kisah-kisahku dulu. Gimana ya kalo Yesus diem aja? Aku nggak bakal duduk ngetik blog di kamar sekarang ini :D

            Menurutku, Yesus itu Tuhan yg baik, sabar, lucu, gokil, seru, ahlinya ngasih surprise, juga bener-bener pemaaf. Yang paling asyik adalah tertawa bareng Tuhan. Hahahaha. Kalo lagi doa bareng anak-anak PD, beberapa kali yang kurasakan adalah ‘bener-bener SENANG.’ Sering aku ketawa terbahak-bahak sendiri, ngerasa damai banget, ngerasa seneng banget sampe rasanya pengen meluk Tuhan, teriak, HUAAAAAA!!!!!! >.<

            Dia itu juga gokil abis. Kadang-kadang ditanya cuma diem sambil senyum-senyum gaje gimana gitu terus beberapa saat kemudian ngasih surprise yg bikin terharu dan, dan, Huaaaaa!!! >.<

            Setiap orang memandang Tuhan sebagai pribadi yg berbeda-beda. Ada yang memandang Tuhan sebagai pribadi yg tegas, ada yg memandang Dia sebagai pribadi yg lemah lembut, dan banyak lagi. It’s okay, not a problem. Memang Dia menunjukkan dirinya sebagai sosok yg paling pas untuk kita. Paling nyaman. Yang penting, ingat ini: Tuhan itu baik. Ini fakta.

            Nah, maka sembahlah Dia dengan gaya yg paling membuatmu nyaman karena dia aja udah menghadirkan diri-Nya sebagai sosok paling nyaman bagimu. Ingat, motivasi menyembah Tuhan yg paling utama: Bersyukur pada-Nya.

            Sembahlah Ia dengan segenap hati, akal budi, kekuatan, dan jiwamu karena itulah yg dikehendaki Tuhan bagi kamu.

            Yesus itu pribadi paling keren dan kece yg pernah ada.

Yesus itu,,,,,, lanjutkan sendiri. ;)

Minggu, 06 Oktober 2013

Ucapan Terima Kasih

WOW!!
Aku merinding waktu lihat video clipnya “How Great is Our God” World Edition 2012. International konser dalam berbagai bahasa dan Sydney Mohede ikuutt *.*
          
  Yah, ini hasil dari transaksiku dgn Ko Reyva tadi malam. Aku ntarktir dia dan Ko Ndut di Food Court dan ngasih lihat videonya si Ninna padanya dan sebagai gantinya aku dapat more than 35 GB gospel video + gospel song :D. Sekarang ada banyak video dan lagu-lagu dari True worshippers, Hillsong (Live, United, Young, etc), One Way, GMB, Sydney Mohede, Disciples, Franky Sihombing, Israel Houghton, Darlene Zscech, dan lain-lainyaaa :D

            Makasih Ko Re :p :p :p aku terharu :’)
Hihihihihi. . . .

            Yah, semua hal-hal keren ini bikin aku terbakar dan tambah pengin ngadain KKR bareng PD VeGe. Rasanya seneng, hehe.


      



Kamis, 03 Oktober 2013

3.10.13


HUAH!!
Aku ki bingung iki dino opo sih jane.

Hahaha. Aku suka bgt 3 Oktober yg satu ini. Yap, 17 meeennn. Aku tua. Aku dewasa. Aku keren. Aku Philip Sastanagara, you must to know more about me J

            So, terima kasih khususnya buat sahabatku (inisialnya: Yesus) yang udah ngasih hari unforgettable ini untuk saya. Ini. Ini, keren. Kadang aku bingung, sebenernya ada berapa milyar rencana gahool di buku kehidupan manusia sih?

            Bajuku penuh cream, sepatuku=cream, baju gantiku kotor oleh cream, laptopku ternoda cream, aku digebyur Hapsa dan ternyata earphoneku kesiram air juga. astaga.

            But, makasih kejutannya di ruang agama :p buat you-know-who. Makasih MP3nya juga, apalagi videonyaa. Hehehehe.

Hari ini istimewa buat saya bukan hanya karena ini 3 Oktober, tapi ini jadi amat istimewa karena ada perubahan besar di di ruang agama.

            Bermula dari doa yg dicetuskan Rossa kemarin, kami melaksanakan doa di ruang agama. Awalnya nggak ‘ngangkat’ sama sekali. Aku sempat ragu ini sukses apa nggak. But, after that, Galuh, Citra, Mario, Ochta, dan Rossa mulai ‘start.’ Aku nggak mengira mereka sudah di level sejauh itu. Nubuat-nubuat dan pemulihan terus bermunculan. AMAZING men!! Banyak anak kelas 10 yang mengalami perjumpaan secara pribadi dgn Tuhan. Mereka yg pertama datang bener-bener enjoy dan mau untuk menyembah dgn lebih bebas. Mereka yg udah pernah ikut lebih naik dan lebih naik lagi dalam doa tadi. Okey, aku nggak membicarakan PENYEMBAHANnya. Aku membicarakan PENYEMBAHnya. Mereka udah naik level ;’) (gue terharu).

            Sharing yg luar biasa terjadi. Masalah yg sangat serius diungkapkan dan semangat serta nasehat datang terus-menerus. Temen-temen pendoa bener-bener jadi berkat yg luar biasa hari ini. I’m so thankful for that.

            Okey, aku mau bilang gini.

            KAU! Ya, kau! Kau yang terdorong ke belakang oleh kuasa gelap. Nggak cuma tertahan, kau yang TERDORONG MUNDUR oleh kuasa gelap baca ini. Baca sampai telingamu denger!

            “KAU BISA LEPAS! KAU BISA BEBAS DARI CENGKERAMAN DOSA! TUHAN YANG MEMBEBASKAN!”

            Kau itu seperti ketapel. Semakin ditarik ke belakang, lontaranmu ke depan akan semakin cepat dan kuat. Sekian lama kau terdorong mundur, begitu kau lepas dari ‘cengkeramannya’ maka niscaya kau akan MENYALIP mereka yg berlari di depan. Kau akan jadi sangat cepat. Kasih karunia Bapa yang bisa melepaskanmu itu udah terlanjur diberikan padamu! Gak iso dijupuk meneh.

            Menyenangkan bisa nge-share ini.

            PD Vege udah punya banyak stok orang-orang luar biasa lagi dan calon-calon orang luar biasa lagi. Tugas saat ini adalah ACTION di lapangan. So, ayo lari lagi bersama Tuhan :D
            GBU

            Hehehehe.

            Mario, Ochta, Citra, Adit, Galuh, Rossa, Ratih, Stefan, Kris, Rya, Yosua Febrian, Gessa, Kak Odi, Hapsa, mbak Nina, Sinung, mbak Elsa, mbak Gilda, Apet, Vanya, Ninna, Dina, Regita, Dion, mbak Iyem, Andre, Awaan, Kak Cet, mbak Vania, Yosua Ivan, Dimas, mbak Nanda, dan teman teman lain.

            Tidak lupa kakak-kakak pembimbing :p

            Mas Reyva, Mas Sigit, Ko Ndut, Mas Vano, Yoseph, Mbak Lois, Mbak Vina, dan yg lainnya :D

Daaaaannn,,,, papi tercintaaa,,, Sunoko Agus :DDDD
hihihihi. . . . makasih lho pi, pokoknya makasih :p

Selasa, 01 Oktober 2013

Mengatasi Ironi

Saya sedang bahagia :D
Haha, itu namanya majas ironi.

But, hey! Tahukah anda bahwa kesedihan itu bagian dari kebahagiaan dalam hidup?

Suatu hari ada seorang anak lelaki berinisial Philip sedang menikmati udara musim panas yg indah di Smanssa. Ia terkejut ketika menyadari satu hal: dia suwung!!
Maka berjalanlah ia melintasi lapangan. Dia masuk ke kelasnya dan kemudian terkejut mendapati satu hal: kelasnya suwung!!
Maka berjalanlah ia menuju bangkunya lalu duduk menghadap laptopnya. Ia berniat menulis blog tepat sebelum ia mennyadari ada satu hal ganjil: laptopnya tidak terkoneksi internet.
Maka berjalanlah ia menuju pintu kelas karena kesuwungan ini mulai menyiksanya. Lalu, ia melihat banyak hal terjadi saat itu.
Temannya Bless sedang berjuang menggerakkan kursi rodanya menuju kantin kejujuran tepat saat sepasang cewek-cowok berjalan beriringan di dekat kandang kelinci. Kini ia cuma tertegun.

Yaah,, itu cuma contoh fiksi. Namun coba lihat pesannya. Hidup ini kaya akan ironi di setiap detiknya.

Setiap 11 detik seorang bayi terlahir di dunia. Setiap 9 detik ada satu orang yang meninggal. Jangan lihat surveynya tapi lihat ironinya! Kebahagiaan selalu datang tepat saat kesedihan datang di tempat lain. Roda yin dan yang terus berputar.

Tapi, pahami ini: Hidupmu akan amat sangat sia-sia jika kau hanya terfokus mengamati  setiap ironi di sekitarmu. Kita hidup dengan jutaan ironi berputar-putar di sekeliling kita tetapi akan sangat percuma jika kita hanya melihatnya, menggosipkannya, atau bahkan mencelanya. Sekali lagi kukatakan, kesedihan adalah bagian dari kebahagiaan hidup. Kalo nggak ada kesedihan ya namanya surga, bukan dunia.

Tolonglah mereka yang perlu ditolong. Bagikan inspirasi bagi semua orang. Jadikan hidupmu berharga. Jadikan orang lain berharga bagimu. Tetap menjadi berkat bagi orang lain dengan sepenuh hati walaupun kau sedang lelah atau sendirian karena itulah yang membuat Tuhan tersenyum.

Mungkin kau adalah bagian dari ironi itu, tetapi setidaknya kau tidak berada di sisi yang hitam.

Seorang teman sekaligus senior saya di Smanssa pernah berkata begini: Do what you can do!

Sesederhana apapun pertolonganmu bagi orang lain, kau telah menghilangkan sedikit kesedihan pada dirinya. Dan yang jelas, Tuhan tersenyum.