Halaman

Jumat, 27 September 2013

Ujian


Apa yang terlintas di pikiran anda mendengar kata tersebut? Hahaha. Harus belajar semalaman, gimana caranya nyontek, gimana caranya tanya teman, dan hal-hal bodoh lainnya mungkin. Wajar :p manusiawi :p wkwkwkw.
Akhir-akhir ini aku lagi gandrung baca buku The Purpose Driven Life karangan Rick Warren. Teman-teman bilang sih itu buku bagus jadi ya aku coba baca. Ternyata. Sungguh. Itu buku keren!!!!!! AMAZING BOOK!!
Hari ini aku sampai di Bab 5. Judulnya “Memandang dari sudut pandang Allah.” Nah, ada satu hal yg benar-benar menarik perhatianku yaitu tentang UJIAN. Bro, gue anak SMA. Wajar kalo langsung gue pelototin itu kata.
UJIAN
Hidup ini adalah UJIAN.
            Tak terhitung banyaknya orang yang mengatakan bahwa hidup itu adalah roda, hidup itu adalah roller coaster, teka-teki, bahkan banyak juga yang bilang kalau hidup itu adalah permainan kartu dimana kau harus memainkan kartu yang telah dibagikan padamu. Nggak salah sih, but try to think about it: Hidup itu UJIAN.
            Semua berkat dan cobaan dalam hidupmu datang karena 1 alasan penting: Tuhan ingin melihat responmu pada apapun yang Ia berikan padamu.
            Ini semua UJIAN. Berkat itu juga UJIAN. Tuhan ingin melihat bagaimana kau menjawab tiap soal-soal dari-Nya. Kita punya kehendak bebas jadi kita bisa memilih mau menjawab pilihan jawaban a, b, c, d, atau e dari tiap soal yang kita dapat. Kau tak akan tahu itu jawaban yang 100% benar atau tidak. Kau hanya bisa menduganya! Siapa yang tahu jawaban pastinya? Yang bikin soal!!
            Itulah gunanya kita mengumpulkan hasil kerja kita pada sang pembuat soal untuk dikoreksi. Ia akan memberi nilai pada kita. Ia yang tahu kebenaran jawaban yg pasti dari tiap-tiap soal yang Ia buat. Nah, berapa skor yang kau dapat?

            Dalam menjawab soal, kita harus tahu karakter dari Sang pembuat soal. Itu strateginya. Kita bisa memprioritaskan apa yg harus kita pelajari jika kita tahu karakter Sang pembuat soal dalam membuat soal-soalnya. Nah, Sang pembuat soal sedikit membocorkannya pada kita karena kabar baiknya Dia menginginkan tiap orang yg mengerjakan soal-Nya lulus UJIAN! Bocorannya ada di Alkitab kok.

1.      Soal-soal-Nya tidak akan melebihi kasih karunia dari-Nya. So, kau bisa mengatasinya. 1 Korintus 10:13 “Sebab Allah setia dan karena itu Ia tidak akan membiarkankamu dicobai meampaui kekuatanmu. Pada waktu kamu dicobai Ia akan memberikan kepadamu JALAN KE LUAR, sehingga kamu dapat MENANGGUNGNYA.
2.      Dia menguji Iman, pengharapan, dan kasihmu.
3.      Semuanya memiliki makna kekal. Apapun yang jawabanmu itu sangat berpengaruh pada ‘kekekalanmu.’
4.      Nikmatilah proses UJIAN itu. Yakobus 1:12 “Berbahagialah orang yang bertahan dalam pencobaan, sebab apabila ia sudah tahan uji, ia akan menerima MAHKOTA KEHIDUPAN yg dijanjikan Allah kepada barangsiapa yang mengasihi dia.”

Kau Akan diuji lewat perubahan-perubahan besar, janji-janji yang tertunda, masalah-masalah yang sulit, doa-doa yang tak terjawab, kritikan-kritikan yang tidak layak diterima, dan bahkan TRAGEDI yang ‘tidak masuk akal.’
Tapi jangan khawatir, always remember this : God help you. Dia tak akan langsung memberitahukanmu jawabannya tapi Ia akan mengajarimu bagaimana memilih jawaban yang benar.

GOD BLESS.

 #artikel ini amat terinspirasi dari buku The Purpose Driven Life, banyak kata-kata yg gue copas ke sini :D


Kamis, 26 September 2013

It is Done

Check this :D
 
 
Indonesia diselamatkan. The Holy spirit's fire is burn this country :D
what about your country??

Pray


Wah, ini keren.

Aku bertemu puluhan hal besar dalam waktu sebulan.

            Well, September become one of 4 greatest months this year. Yeah, God is awesome.

            Kau tahu, ada 3 hal dalam hidup ini yg hanya bisa diambil 2 hal :

1.      Prestasi Akademik yg tinggi

2.      Koneksi sosial yg tinggi

3.      Cukup tidur

Great. Now, which is your choice? Hahahahaha.

Jadi begini. Aku memutuskan untuk memilih no.1 dan no.2. yang terjadi adalah: gue kurang tidur.

Sejak awal kelas XI kemarin aku tambah rajin belajar, nggarap tugas, dan dolan. Itu semua kadang bikin aku tidur nggak lebih dari 5 jam sehari. Statistiknya lumayan bgs :

            8 jam belajar di sekolah + rumah

            9 jam untuk main, OL Twitter & Facebook

            7 jam untuk tidur

            Haha, itu hanya statistik kasar. Kalau ada hal-hal tambahan ya bikin statistik tidur dan mainku berkurang. Tapi, yang mau aku tekankan di sini adalah: Keep pray!

            1 Tesalonika 5:17 “Tetaplah berdoa.”

            Jangan diartikan hanya secara harafiah. Terjemahkan dengan saksama. Paulus menulis 1 tesalonika 5 dengan suatu karunia Bapa yg luar biasa. Ada banyak naehat-nasehat yg pasti bikin kamu ter-charge rohani bila membacanya. Try it ;)

            Sempatkan dirimu untuk berdoa. Aku juga lagi try it. Menyempatkan diri secara pribadi dalam penyembahan pada Tuhan. Menyempatkan diri untuk baca buku bestseller sepanjang masa, name is BIBLE.

            Sekarang udah sering ada doa di ruang agama. Hampir tiap hari aku ke sana (ke ruang agamanya doang). Doa di sana adalah pilihan yg tepat. PD Vege udah jadi keluargaku, so doa di ruang agama bersama mereka adalah salah satu moment paling menyenangkan dalam 24 jam hari gue.

            Try it! Pray with your ‘family.’ With your friends, your couple, your teacher, or your brother/sister. Kalo udah terbiasa, doa 2 jam sehari itu nggak kerasa :D beneran.. . . .

            Nah, ayo ngobrol sama Tuhan. Dia tahu keadaanmu, tetapi Ia lebih senang jika kau menceritakannya pada Dia.

            Ja mata nee. Hehehe.

Kamis, 19 September 2013

Kid's Prayer

 

Hi!
I got this video log time ago--maybe 4 years ago--and I want to share this awesome video for you guys. Hope you can enjoy it. Keep pray and worship GOD! :D

Senin, 16 September 2013

Pengyou

Barusan dapet lyric ini dari kakakku, penggalan lagu yg bgs 

Friends walk together all lifetime
these days won't come back
one sentence, one lifetime
one love, one cup of wine
Friends are never lonely
One word “ friend", you will understand
still have wounds, still have pain
stll need to walk, you still have me

Sabtu, 14 September 2013

Kado


Konbanwa.

Genki desuka? Wkwkw.

Emang kalo abis ikut retreat itu semangat banget yaa. Hehehe. Aku merasakannya.

Banyak hal terjadi setelah retreat. Banyak temen-temen yang hidupnya diperbarui. Menyenangkan banget lihat mereka begitu luar biasa bersemangat dan api rohaninya berkobar-kobar.

Tuhan juga membuka banyak hal yang selama ini aku nggak tahu. Ternyata aku dikelilingi teman-teman dengan berbagai pengalaman rohani hebat. Mereka yang punya pengalaman baru di di dunia rohani juga banyak. Mereka di sekelilingku. Mereka ternyata nggak seperti yang terlihat dari luar. Yakin, mereka keren.

Satu hal yang kurang lebih dialami seenggaknya 3 orang yang curhat pada saya dalam seminggu ini adalah tentang mengampuni. MEMAAFKAN. Oke, coba tengok ini.

Memaafkan itu GIFT. Kado. Hadiah. Cuma-cuma. Gratis. Tidak menuntut balas. Free.

Kado harus diberikan dengan perasaan gembira (namanya juga kado). Jadi, memaafkan itu harus diberikan dengan gembira.

Pernah berpikir begini? : “Jika kita tidak memaafkan dia, apa yang nanti akan terjadi pada dia setelah ini?”

HOI!! Memaafkan itu memberi impact.

Ketika kau memberi pengampunan pada orang lain nggak usah memikirkan respon orang itu terhadap kamu. Sekali lagi, memaafkan itu kado. Ngasih kado nggak mungkin kan minta kadonya diganti? Masak ya kita ngasih kado terus bilang, “eh ntar kadonya loe tuker pake duit loe ya! nyicil juga gapapa.” ?????

Hahaha, nggak usah mikir respon orang itu padamu.

Memaafkan bukan agar orang yang kita maafkan jadi bersikap baik pada kita, namun memaafkan adalah bentuk ucapan syukur kita pada Tuhan karena Ia udah lebih dulu memaafkan kita.

So, let give a gift for everyone who hurt us.

God bless Us.