Halaman

Selasa, 12 November 2013

Menjalani Proses

Hoi, Philip lovers (akuilah, wkwkw)

Jadi apa yg kau harapkan? Aku menulis post yg memotivasi? Wkwkwkw. Itu kegemaran saya, tapi sekarang saya sedang butuh bantuan.

Lagi drop men.

Ada banyak permasalahan baru, tantangan baru, dan situasi-situasi baru. PROSES BARU. Aku speechless ki.

Oke,,I try to write something.

Tuhan itu baik. Ia tak akan memberi ular beracun pada yg minta roti. Pertanyaannya, apa yg kita minta dan seberapa yakin kita?

Tuhan berjanji menolong dan menopang kita di setiap masalah kita. Pertanyaannya, seberapa manja kita?

Tuhan berjanji memberi jalan keluar. Pertanyaannya, seberapa sabar kau?

Ia peduli pada proses.

Jleb bgt men. Ini tentang belajar menjadi murid Tuhan yg baik.


Kalau kau terjatuh sampai nggak bisa berdiri lagi apakah itu salah Tuhan? apa itu salahmu? Itu proses. Tuhan pasti menolong. Hanya saja, Dia ingin kau menikmati proses itu. Tuhan peduli pada karakter kita yg terus berkembang.

“Mengapa hal ini terjadi? Kok gini? Salahku apa?” pernah bertanya begitu? J Jawabannya, memang seharusnya begitu! Tidak usah mengharapkan hidup menjadi mudah. Jangan mengharapkan surga di bumi. Allah menyediakan waktu kita di bumi untuk membangun dan menguatkan karakter kita bagi kehidupan kita di surga.

Itu kata-katanya Rick Warren. Keren ya? Bukan keren men. Jleb.

Tiap masalah itu proses, dan hidup semakin indah seiring berjalannya proses itu. Jangan minta hidup menjadi mudah. Mintalah kekuatan untuk menjalani hidup. Mintalah sukacita. Mintalah semangat yg lebih gila lagi untuk menyelesaikan masalah-masalahmu.

Belajar peka pada apa yang Tuhan mau. Ko Reyva pernah ngomong gini, “Tuhan memperhatikan tiap detail kehidupan kita seiring semakin dekatnya kita pada Dia.”

Pak Agus pernah ngomong gini, “Kalau lumpur-lumpur itu masih mengotori tubuhmu, jerawat pasti tidak diperhatikan. Ketika kau sudah mandi baru kau sadar ada jerawat di wajahmu.”

Semakin detail bro. Tuhan itu pribadi paling perhatian yg pernah ada. Keren yo, kandhani og.
So, sekecil apapun masalahmu, Tuhan akan memperhatikannya. Keren yo, kandhani og.


Gue kasih bocoran dari hasil proses loe. LEVEL UP. Kau semakin berkembang lebih dan lebih lagi. Nggak usah takut. Ketakutanmu nggak akan terjadi. 80% ketakutan tidak pernah menjadi kenyataan. Sudah saya buktikan juga kok. 



Selesaikan masalahmu :)

Jangan lupa bilang terima kasih.
GBU.

Oyasumi, minna-san.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar